Sholat Perempuan di Masjid

0
165
Masjid adalah rumah Allah, yang diperuntukkan bagi laki-laki dan perempuan. Menurut dalil yang sudah ada, kaum laki-laki lebih pantas dan harus didorong untuk pergi ke masjid. Bahkan hukumnya wajib, seperti: sholat Jum’at. Meskipun ada pendapat ulama yang mengatakan bahwa hukum sholat berjamaah di masjid adalah fardu kifayah. Silakan Anda bandingkan dua pendapat itu DI SINI. Lalu, bagaimana dengan perempuan yang sholat di masjid? Nah, boleh kita simak berikut ini!

Ternyata di Rumah Itu Lebih Baik

Sholat Perempuan di dalam Mihrob, Tempat Khusus Sholat di Rumah
Meskipun ketika perempuan mau sholat berjamaah di masjid, tidak boleh dilarang, rupanya sholat di rumah itu lebih utama. Anda boleh lihat Sholat Perempuan di Rumah. Memang, secara kenyataan, bahwa rumah itu akan lebih menjamin keamanan bagi perempuan. Wajahnya tidak terlihat oleh laki-laki yang bukan mahrom, tidak bercampur dengan lawan jenis dan terjaga dari fitnah.
Sedangkan tata cara sholat berjamaah khusus perempuan berbeda dengan laki-laki. Imam untuk sholat berjamaah perempuan ada di bagian tengah. Posisinya sejajar dengan makmum. Tidak perlu adzan, bahkan juga tidak perlu iqomah. Langsung saja Takbiratul Ihram.

Kisah Unik Tentang Perempuan Sholat Berjamaah di Masjid

Cemburu Bisa Muncul Karena Istri Sering ke Masjid
Ada sebuah kisah seorang sahabat yang pencemburu dengan istrinya karena selalu sholat berjamaah di masjid. Ya, namanya saja suami dengan istri, pastilah ada cemburu. Sifat ini bisa mengokohkan ikatan rumah tangga. Asalkan tidak berlebihan. Toh, segala sesuatu yang berlebihan itu memang tidak bagus.
Bagaimana kisahnya? Istri dari sahabat itu pamit kepada suaminya mau sholat ke masjid. Tepatnya malam hari. Jelas pada saat itu matahari tidak terlihat. Setelah sang istri meninggalkan rumah, suami malah mengikuti dari belakang. Layaknya mata-mata. Tentu ditambah juga dengan telinga-telinga, karena dibutuhkan pula pendengaran yang cukup tajam. 
Sebelum sang istri sampai di masjid, laki-laki itu alias suaminya mencolek dari belakang, meskipun colek itu juga bisa disematkan untuk sabun. Menyentuh tubuh sang istri. Lalu, apa reaksi perempuan itu? Oh, langsung dia merasa ketakutan. Merasa tidak aman. Bisa berbahaya nanti kalau terus diganggu laki-laki. Kejadian tersebut terjadi setelah meninggalnya Rasulullah Shallalahu Alaihi Wasallam. Ketika nabi masih hidup, sang suami tidak melarang istri ke masjid karena memang tidak boleh dilarang.

Kisah Dua Insan

Kisah Cinta Terlarang, Masih Ada di Zaman Sekarang
Kalau di atas adalah kisah yang menggelitik, kali ini membuat pelik. Bagaimana selengkapnya? Baiklah. Cerita ini nyata dan terjadi pada masa sekarang. Berasal dari sebuah kelompok pergerakan Islam. Ada sebuah pertemuan untuk membahas suatu kegiatan. Undangan telah disampaikan ke banyak orang, tentu anggota dari kelompok itu. 
Rupanya, yang datang kok sedikit sekali, bahkan terlalu sedikit. Cuma dua orang. Dan, dua orang itu adalah laki-laki dan perempuan. Ya, mereka berada di dalam suatu masjid. Singkat cerita, mereka pun jadi tergoda. Lalu, terjadilah yang seharusnya tidak terjadi. Mereka sampai berbuat zina. Syetan pandai sekali menjerumuskan mereka. Bukankah syetan sudah berpengalaman menggoda manusia ribuan tahun? Pastilah makin ahli. Makin expert. Lokasi perbuatan mereka tidak terlalu diketahui, yang jelas pertahanan iman telah kendor.
Mengetahui hasil perbuatan mereka, maka diputuskan untuk mengakhiri hidup. Minum racun adalah tindakan yang diambil selanjutnya. Sama-sama terkapar. Kondisi kritis. Dibawa ke rumah sakit. Ternyata, dikumpulkan dalam satu ruangan yang sama! Aduh, ketemu lagi di sini!
Ya, semoga kisah tersebut tidak terjadi pada diri kita, keluarga, maupun orang-orang yang ktia kenal. Cukuplah itu menjadi suatu fitnah, yang mungkin terjadi karena ada seorang perempuan yang datang di masjid. Kembali ke kaidah di atas, bahwa rumah lebih afdhal untuk perempuan.

Syahwat Sejajar dengan Iman

Jadikanlah Syahwat Membeku dengan Langkah Iman yang Terus Maju
Makin tinggi iman seseorang, makin tinggi pula syahwatnya. Anda setuju? Bahkan, jika ada seseorang yang imannya level atas, maka syetan yang menggoda pun sama. Makanya itu, ada beberapa ustadz yang berpoligami demi mencegah syahwat tinggi tersebut. Agar lebih tenang dalam berdakwah dan memperjuangkan agama Islam ini. 
Bagaimana hubungannya dengan sholat perempuan di masjid? Tentu hal ini tidak cuma terlepas dari perkara sholat, tetapi juga aktivitas lain. Misalnya, taklim. Bila taklim bersama, antara laki-laki dan perempuan, jamaah laki-laki tentu menghadap ke sang ustadz. Namun, sang ustadz akan menghadap ke belakang jamaah laki-laki. Cukup berbahaya jika hijab malah dibuka, karena jamaah perempuan ingin melihat sang ustadz. Nah, inilah yang menjadi godaan berat. Lebih bagus, hijab tidak dibuka, atau menghadirkan pemateri yang juga perempuan.

Sholat Dibandingkan Uang Tunai

Mau Setiap Sholat Langsung Dapat Uang Seperti Ini?
Bagaimana seandainya, setiap kita sholat mendapatkan uang tunai Rp50.000,00? Dikalikan lima menjadi Rp250.000,00. Dikalikan 30 hari menjadi Rp7.500.000,00. Banyak juga ya? Namun, apakah seperti itu kenyataannya?
Bila berpikir dengan hati, sebenarnya yang kita dapatkan ketika sholat berjamaah di masjid itu nilainya jauh lebih tinggi dan besar daripada uang tunai! Namun, banyak orang yang tidak melihatnya, karena cuma berpikir dengan otak, bukan dengan hati. Allah menjanjikan sesuatu yang jauh lebih bernilai nanti di surga. Dunia ini jelas tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan surga. Dan, kita perlu ingat kaidah sebagai berikut: “Kalau Allah menyuruh kita menjamu tamu di rumah dengan baik, maka Allah pasti lebih tahu cara menjamu para tamu yang datang di rumah-Nya!” Semoga kita mendapatkan jamuan terbaik dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Aamiin.
Ditulis Oleh: Rizky Kurnia Rahman, 
Anggota Departemen Infokom DPD Wahdah Islamiyah Bombana

Sumber: Taklim Shohih Fiqhu Sunnah, Selasa tanggal 26 Februari 2019, Maghrib – Isya, Masjid An-Nur Ponpes Al-Wahdah Bombana, Dibawakan oleh Ustadz Akbar Jabba, S. PdI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here