ANGKUT PULUHAN KILO LOGISTIK DENGAN BERJALAN KAKI, RELAWAN INI DAKI GUNUNG SELAMA 3,5 JAM

0
102

|| ANGKUT PULUHAN KILO LOGISTIK DENGAN BERJALAN KAKI, RELAWAN INI DAKI GUNUNG SELAMA 3,5 JAM ||
LAZISWahdah.com, Gowa – Tak ada rotan, akar pun jadi. Mungkin ini adalah peribahasa yang cocok untuk menggambarkan bagaimana perjuangan relawan LAZIS Wahdah saat mencoba mendistribusikan bantuan logistik ke Desa Mangempang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa.
Selasa (22/1/2019) lalu, sebagian daerah di Sulawesi Selatan mengalami kelumpuhan. Sungai Jeneberang meluap melebihi volume normal. Intensitas hujan yang sangat tinggi memicu terjadinya tanah longsor dimana-mana. Di wilayah Mangempang, tanah longsor yang membawa lumpur basah menutupi jalan penghubung antar dusun. Sehingga, kendaraan roda dua dan empat tidak memungkinkan untuk digunakan mendistribusikan bantuan ke masyarakat terdampak.
Merespon masalah ini, relawan LAZIS Wahdah tidak kehabisan ide. Dengan memanfaatkan sebuah ransel gunung, tiga puluh relawan mencoba melakukan ekspedisi kemanusiaan jalur darat dengan cara berjalan kaki. Jarak yang ditempuh sejauh sepuluh kilometer membutuhkan waktu selama 3,5 jam lamanya.
Tebing-tebing yang terjal dipenuhi kerikil-kerikil, sisa-sisa hantaman tanah longsor yang terjadi. Pepohonan sudah tidak terlalu nampak menghijau. Semuanya dipenuhi lumpur dan bebatuan. Tak nampak wajah letih di wajah-wajah relawan ini. Hanya senyum keikhlasan karena bisa membantu sesama.
Perjalanan ini setidaknya membawa beberapa jenis bantuan, mulai dari paket sembako, beras dengan berat dua puluhan kilo per orang, bahan makanan, hingga tabung gas yang dibawa dengan berjalan kaki.
Dari keterangan yang didapatkan dari relawan yang berkunjung, Syandri menyebutkan, ada puluhan rumah yang rusak parah dihantam tanah longsor. Sementara korban meninggal dunia tercatat ada sebelas orang.
Hingga saat ini, kondisi jalanan masih hancur dan sangat sulit dilalui kendaraan. Untuk memenuhi kebutuhan logistik, para relawan terpaksa mengangkut secara manual. Berjalan kaki, lalu mengangkut bantuan menuju posko-posko pengungsian. 
#lazis_wahDah
#Lazis_PEDULI
#Melayani & #Memberdayakan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here